Thursday, November 10, 2016

Bodoh



Aku ingin tertawa saja, karena tangis membuat dunia meraja
Aku semakin tak mampu berlogika
Tawakal sudah tinggi-tinggi kupancangkan,
Namun ia menghilang secepat angin,
Bodohnya aku berdiri dan menyambut luka 
Padahal sadar akan tersungkur dalam kepedihan.
Aku kembali dihantui ketakutan
Mereka tertawa-tawa diantara pintu masa lalu dan masa depan
Tatapanku semakin samar, nanar akan buruknya bayangan
Aku hanya ingin berjalan ditempat dan tak lagi melangkah ke depan
Semakin diri ini tak mengerti maunya logika,
Terserah seberapa tinggi kecemasan itu ada,
Setidaknya aku tak ingin mati segera.

                                                                         
-EMS
----------------------------------------------------------


Monday, October 10, 2016

Jarak

Kita tak mungkin berjarak tanpa alasan. Tidak pernah mungkin. Walau beribu alasan itu tak pernah ada yang sanggup mengungkapnya, selalu ada alasan kenapa seseorang mengambil langkah mundur, atau justru mengambil langkah berlari menjauhi. Selalu ada yang terluka, dan selalu ada yang bertanya-tanya. Entah berapa juta orang di dunia ini, di detik ini, yang tengah mempertanyakan soal jarak menyakitkan yang mereka hadapi. Dan mengarang jawaban yang mampu menghibur kegalauan hati mereka sendiri-pada akhirnya. 

Beberapa tak mampu memahami, seberapa sedihnya melihat seseorang yang begitu ingin kita bahagiakan terlihat begitu bahagia bersama seseorang yang bahkan baru mereka temui-dibanding dengan kita yang setiap waktu selalu ada untuknya selama ini. Itu adalah detik di mana kita merasa kecewa atas diri kita sendiri. 

Tidak akan sanggup menyalahkan siapa pun, selain menyalahkan diri sendiri. Lagi pula siapa yang sanggup menyalahkan orang yang begitu disayangi? Sayang yang sebenarnya, akan selalu lebih dulu bertanya soal kekurangan diri sendiri.



-Falafu

Monday, September 14, 2015

One step closer..

Hi my reader.. :) Udah lama ya aku ga nulis blog, jadi kangen.. malem ini lagi dapet feel nya buat post dan sekalian nunggu temen mau latihan speaking via skype.. Aku nulis ini berlatar kamar kos, udaranya sejuk, diluar ujan deres.. ah.. rindu bgt sama hujan! berhubung musim kemarau, udh beberapa bulan ga hujan :) At this moment aku mau cerita tentang my campus life.. semester lalu, semester 4..semester yang menurutku tersulit selama aku kuliah. Setiap mata kuliah pasti selalu ada tugas ga pernah stop, ditambah lagi saat itu aku ikut beberapa kegiatan kampus kayak ukm sama kepanitiaan yang harusin aku pulang sore dan bahkan malem karena rapat. Nah karena kegiatan tambahan itu bikin aku jadi capek, banyak pikiran.. karena salah satu kepanitiaan yang aku ikutin butuh dana yg lumayan gede, dan setiap panitia harus ikut partisipasi cari dana. Pusing gimana caranya kejar setoraaan, udah berasa supir angkot :') tapi semua berjalan lancar dan akhirnya acaranya sukses! sooo happy! belajar banyak bgt dari gabung organisasi dan kepanitiaan kayak gini. Meskipun capek, nambah2in pikiran, awalnya mager2an tapi ga nyesel!
Alhamdulillah ga kerasa sekarang udah semester 5 alias semester akhir. time flies! Dulu mata kuliah yang harus dipelajarin ada 12 sekarang berkurang jadi 8matkul, tapi most of them 3sks. Semester ini lebih ke praktik bukan teori, persiapan internship semester depan. Aduh masih bingung banget mau internship dimana, masih belum nentuin.. padahal tinggal dikit lagi.. bulan Desember udah selesai kuliah dan udah bisa daftar/mulai internship-nya, jadi paling seminggu sekali balik ke kampus untuk bimbingan aja. Yaa siap ga siap deh.. :') semoga Allah selalu lancarkan segala urusan kita semua ya dan diberikan yang terbaik aamiin allahuma aamiin.


Saturday, January 24, 2015

Pertama ku

Engkaulah getar pertama yang meruntuhkan gerbang tak berujungku mengenal hidup

Engkaulah tetes embun pertama yang menyesatkan dahagaku dalam cinta takbermuara


Engkaulah matahari Firdausku yang menyinari kata pertama di cakrawala aksara


Kau hadir dengan ketiadaan


Sederhana dalam ketidakmengertian


Gerakmu tiada pasti


Namun aku terus di sini


Mencintaimu


Entah kenapa


-Dee, KPBJ.